Tanah Air

Seingatku, suatu kali Pramoedya pernah bilang,
“karena kau lahir, tumbuh, hidup dan bekerja di sini
–tanah airmu,
kau juga makan dan minum dari tanah negerimu,
dan kelak kau pun mungkin akan mati terbaring di tanah ini
–tanah tumpah darahmu,
maka itu sudah lebih dari cukup sebagai alasan
untuk mencintai negerimu..”

(Nov’08)alam

Di Bawah-Bawah Itu Sedikit

Humor Gusdur

Tiga orang profesor dari AS, Jerman dan Indonesia mengadakan konferensi teknologi di Bali, mereka menceritakan hasil penemuan terbaru mereka.

AS    : Di negara saya pesawat terbang udah dapat mencapai ketinggian sama dengan matahari.

Jerman + Indonesia: Ah…masa…??

AS    : Hee..he..dibawah-bawah itu sedikit…

Jerman+Indo: Oooo…gitu…mmmm

Jerman    : Di negara saya mobil sudah bisa lari dengan kecepatan 100 km/mnt

AS+Indo    : Hahh…masa…iya..??

Jerman    : Hee…di bawah-bawah itu sedikit…

Indonesia: Di Indonesia seorang wanita dapat melahirkan dari lubang pusarnya…

AS+Jerman: Hahh…gile…yang benar…!!!

Indonesia: Emmm..di bawah-bawah itu sedikit…! (ahm)

(okezone.com)

Sjahrir (Nusantara)

pict0008Lalu Sjahrir berdiri di atas kapal
di tengah lautan perak bercahaya
matanya menerawang jauh                              ke batas cakrawala
Ia merenungi nusantara

Dan sedjarah akan menulis, disana :
diantara benua asia dan benua Australia
antara lautan teduh dan lautan Indonesia,
adalah hidup satu bangsa yang mula-mula mentjoba
untuk hidup kembali sebagai bangsa

achirnja kembali mentjadi satu kuli diantara bangsa-bangsa
–kembali mentjadi een natie van koelis,
en een koelis onder de naties*

*Soekarno, Tahun Vivare Pericoloso, 17 Ags 1964, Tempo 16 Jan 2000

(Nov’06)

Teknik Penulisan Kolom

Oleh Farid Gaban

Mencari ide tulisan
Ada banyak sekali tema di sekitar kita. Namun kita hanya bisa menemukannya jika memiliki kepekaan. Jika kita banyak melihat dan mengamati lingkungan, lalu menuliskannya dalam catatan harian, ide tulisan sebenarnya “sudah ada di situ” tanpa kita perlu mencarinya.

Tema itu bahkan terlalu banyak sehingga kita kesulitan memilihnya. Untuk mempersempit pilihan, pertimbangkan aspek signifikansi (apa pentingnya buat pembaca) dan aktualitas (apakah tema itu tidak terlampau basi).

Merumuskan masalah
Esai yang baik umumnya ringkas (“Less is more” kata Ernest Hemingway) dan fokus. Untuk bisa menjamin esai itu ditulis secara sederhana, ringkas tapi padat, pertama-tama kita harus bisa merumuskan apa yang akan kita tulis dalam sebuah kalimat pendek.

Rumusan itu akan merupakan fondasi tulisan. Tulisan yang baik adalah bangunan arsitektur yang kokoh fondasinya, bukan interior yang indah (kata-kata yang mendayu-dayu) tapi keropos dasarnya.

-baca selanjutnya->

Happiness

intothewild

“Happiness only real when shared..”

(Christopher McCandless, Into The Wild (2007))

Download Link:

Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part01.rar
http://www.filefactory.com/file/045ffe/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part02.rar
http://www.filefactory.com/file/9ace36/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part03.rar
http://www.filefactory.com/file/1d910a/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part04.rar
http://www.filefactory.com/file/28b069/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part05.rar
http://www.filefactory.com/file/01cbd4/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part06.rar
http://www.filefactory.com/file/7d369f/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part07.rar
http://www.filefactory.com/file/83fa1c/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part08.rar
http://www.filefactory.com/file/a5afa3/
Into_the_Wild_2007_DvDrip_Eng_-FXG.part09.rar
http://www.filefactory.com/file/ef583d/

Memberi Ruh Pada Berita (2-habis)

oleh Farid Gaban

BOKS 1: JANGAN PUNYA BELAS KASIHAN

Untuk menghindari berpanjang lebar, penulis harus mempersoalkan setiap bagian materi yang dipakai, sebelum dan sesudah tulisan dikerjakan.

Lihat pada laporan yang dibuat reporter maupun bahan yang Anda kumpulkan sendiri. Pe-riksa setiap potong informasi, untuk mengetahui apakah itu cukup relevan, cukup punya hubungan yang jelas, dengan pokok persoalan. Bila tidak relevan atau tidak membantu Anda mencapai sasaran pokok, yaitu bercerita secara efektif, singkirkan atau coret saja, sehingga nanti tidak akan mengganggu. Jangan punya belas kasihan: bila materi tidak relevan, buang!

Setelah Anda menulis, perhatikan setiap blok materi yang Anda pakai. Apakah masih ada hubungan yang jelas dengan fokus cerita? Kalaupun relevan, apakah ia menambahkan sesuatu yang berharga dalam usaha Anda bercerita? Bila tidak, erase saja karena hal itu hanya akan mengurangi efektifitas penulisan Anda.

-baca selanjutnya->