Berburu Buku Murah Di Blok M Square

Ruangan tanpa buku ibarat tubuh tanpa jiwa, kata seorang negarawan Romawi kuno Cicero (106-43 SM). Buku juga sudah akrab di telinga kita sebagai jendela dunia. Takkan ada peradaban tanpa buku. Dan selalu ada harta karun terpendam di dalam sebuah buku.

Sejak kita mulai belajar bicara, menulis dan membaca kita mulai mengenal buku. Dan kita semua pasti pernah membaca buku. Tapi mungkin tidak semua orang mampu membeli dan mengoleksi buku, apalagi buku-buku berharga mahal.

Di Jakarta ada salah satu tempat, tepatnya di daerah Blok M, yang menyediakan buku-buku murah berkualitas dengan harga terjangkau. Tempatnya terletak di lantai basement gedung Blok M Square (BMS). Di sini ada banyak kios dan lapak yang menggelar dagangannya. Para pencari dan penggemar buku yang berkunjung pun akan merasa cukup nyaman karena tempat ini ber-AC, bersih, dan tidak gelap.


Seperti yang dikatakan salah satu pedagang di BMS ini yaitu Bagus Armanusa (32), tempat ini sebenarnya adalah pindahan dari para pedagang buku di Kwitang yang terkena gusuran 2009 lalu.

Sewa kios di BMS
Di BMS ini sendiri tempat penjualan buku ini memang baru dimulai sejak Agustus 2009. “Kita diberi masa kontrak selama 1 tahun dengan biaya sewa Rp. 500.000 per bulan sudah termasuk biaya listrik dan service charge,” kata Bagus. “Kios dan counter pun harga sewanya sama,” tambahnya. Namun Bagus menuturkan bahwa jika kios yang akan disewa sudah ada pemiliknya maka biaya sewanya bisa mencapai Rp. 1,5 juta hingga Rp. 2 jt per bulan. Awalnya Bagus dan teman-temannya di koperasi komunitas penjual buku Kwitang ini ditawari harga sewa sebesar Rp. 1 jt per bulan oleh pihak pengelola gedung. “Tapi setelah kami melakukan negoisasi dan mengisi lebih dari 40 kios maka akhirnya harga sewa menjadi Rp. 500.000 per bulan,” jelas Bagus.

Buku-buku yang diperoleh Bagus untuk dijual di kiosnya menurutnya ia dapatkan dari rekan-rekannya sesama pencari dan penjual buku. “Dalam dunia buku kita harus mempunyai jaringan pemasok buku,” kata Bagus. Menurut Bagus ada 3 macam tingkatan pemasok buku. Pertama, tingkatan terendah adalah tukang abu atau orang yang mengumpulkan barang-barang dan buku-buku bekas. Tingkatan kedua adalah mereka yang disebut para pencari barang. Merekalah yang memilih buku-buku bekas dari tukang  abu atau lapak-lapak kertas. Baru yang ketiga adalah tingkatan pedagang. Nah pedagang ini pun ada yang jenis pedagang kecil, menengah, dan besar.

Bagus mengaku pemasok bukunya masih berada di sekitar Jabotabek. Kadang ia memberi modal kepada para pedagang buku itu atau ia bisa membeli buku-buku mereka secara kontan.

Modal Awal
Bagus mengaku modal awal yang ia gunakan pada waktu itu ia dapatkan dari menjual buku-buku hasil bonus sebanyak 5 dus besar berisi sekitar 800-1000 buku dari penerbit tempat ia bekerja yang kemudian bangkrut. “Waktu itu saya menjual buku-buku itu sebagian ke pedagang di Kwitang. Selain itu saya juga dulu menjual ke teman-teman kampus dengan sistem angsuran karena saya mengerti mereka masih mahasiswa,” kenang Bagus sambil tersenyum. Dari hasil penjualan itu ia mengaku mendapatkan sekitar Rp. 2,5 jt. “Itulah yang saya gunakan untuk modal awal,” ujar Bagus.

Surga Buku
Dari buku-buku yang tersedia di BMS ini bisa dikatakan tempat ini adalah surga bagi para pemburu dan penggemar buku. Hampir semua jenis buku ada di sini. Dari mulai buku novel remaja, dewasa, pop, sejarah, sastra, filsafat, sosial, budaya, hukum, ekonomi, politik, kedokteran, arsitektur, teknologi, komputer, komik, ciklit, hingga majalah-majalah dalam dan luar negeri, serta buku-buku berbahasa Inggris maupun bahasa asing lainnya. Selain itu ada juga buku-buku second langka dan buku-buku pelajaran untuk sekolah dan perguruan tinggi, serta ensiklopedia.

Harga buku pun bervariasi. Dari mulai novel-novel lama dengan harga Rp. 5000 untuk 3 buku, ada juga buku-buku seharga Rp. 10.000, Rp.20.000 bahkan hingga Rp. 700.000 untuk buku berseri seperti ensiklopedia. Ada pula buku-buku yang harganya bisa sampai setengah dari harga buku di toko-toko buku besar.

Untuk koleksi buku-buku langka yang ada di kiosnya Bagus mengaku menetapkan harga berdasarkan profil riwayat buku itu sendiri. Misalnya untuk buku-buku yang masih dilarang peredarannya dan belum ada cetak ulangnya maka harganya tentu akan menjadi lebih mahal. “Untuk novel Pramoedya Ananta Toer, misalnya, para kolektor biasanya merasa lebih bergengsi dan bangga jika punya buku yang edisi cetakan awal buku itu terbit,” sahut Bagus.

Dari kios bukunya yang memang menyediakan buku-buku second lama, sastra, sejarah, filsafat, dan novel-novel berbahasa asing lainnya Bagus mengaku bisa mendapat keuntungan hingga rata-rata Rp. 200.000 per hari. “Sejak Agustus, hingga Oktober 2009 lalu jumlah pengunjung ke tempat ini memang masih cukup ramai. Tapi sekarang tampaknya karena pengaruh perekonomian yang sedang mengalami penurunan daya beli maka jumlah pengunjung saat ini masih turun naik,”ucapnya.

Selain promosi dari pihak pengelola, Bagus dan teman-temannya juga masih berpromosi di Thamrin City supaya lebih banyak lagi pengunjung yang datang ke BMS ini. Bagus dan teman-teman koperasinya pun berencana akan menjadikan BMS ini sebagai taman wisata bacaan. “Di tempat ini nantinya para pengunjung tidak harus membeli buku tapi mereka juga bisa menikmati membaca buku-buku yang tersedia”, ujarnya berharap.

(Pandasurya, Januari 2010)

6 thoughts on “Berburu Buku Murah Di Blok M Square

  1. Saya sedang mengumpulkan buku-buku lama mengenai kerajinan kertas daur ulang, mengelola sampah plastik, kompos, dll serta panduan membuat berbagai seni dan kerajinan Indonesia seperti batik, melukis di atas media kaca, serta resep-resep masakan Indonesia untuk komunitas di sekitar rumah, apakah buku-bukunya tersedia di Blok M Square ?

  2. Bg adanya jadwalnya gak bursa buku murah yg di blok M ( sebulan sekali / tiap hari ada), klo bisa minta no kontaknya bang…

  3. bursa buku murah di blok m square itu ada terus, buka tiap hari, termasuk sabtu, minggu. tapi kios-kiosnya bukanya rata-rata kebanyakan siang. di atas jam 12 sampai sekitar jam 7 malem. no kontak gak punya. langsung datang aja. semoga membantu:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s