Nasib

soe_hok_gie_08aug_2Seorang filsuf Yunani pernah berkata bahwa nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan tersial adalah umur tua.

“A Greek philosopher once wrote… The best fate is that of the unborns, the second one is that of those born yet die young, and the worst is that of those who die in the old age. I feel that this is right: Happy are those who die young.”

(Soe Hok Gie [17 Des 1942-16 Des 1969], Cat. Harian Seorang Demonstran h. 96)

soehokgie2

5 thoughts on “Nasib

  1. ehmmm….jd inget jaman muda dulu, ga pengen hidup lama2. pengennya hidup sebentar aja tapi bisa berbuat banyak kebaikan dan menyenangkan banyak orang.

    taaaapi, gara2 banyak mall yang dibangun, produk HP makin keren2, cowok2 ganteng banyak bersliweran hahaha ga jadi dah pengen mati muda

  2. nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan tersial adalah umur tua:
    benar jika hidup seseorang hanya berisi nasib buruk: korban peperangan kejam, kejahatan, bencana alam, kemiskinan kronis, penyakit, dan banyak nasib buruk lainnya

    tidak benar jika seseorang memiliki hidup yang penuh keberuntungan, memberi manfaat besar bagi dunia, dikenang hingga berabad-abad, dan mati dengan damai tanpa kesengsaraan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s