Tulang Rusuk

a_woman-smileTulang rusuk, katanya. Letaknya di bawah rongga dada, di atas pinggang. Tepatnya sedikit di atas perut bagian samping. Ada apa dengan tulang rusuk? Tuhan menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki. Begitulah yang kita baca dari beberapa teks kitab suci atau cerita turun-temurun dari orang-orang tua dulu. Pada mulanya Tuhan menciptakan manusia bernama Adam. Kemudian dari tulang rusuknya diciptakanlah Hawa, seorang perempuan.

Yang menarik dari kisah awal umat manusia itu bukan hanya terusirnya Adam dan Hawa dari surga. Tapi yang juga menarik adalah kenapa Hawa diciptakan dari tulang rusuk Adam? Kenapa tidak dari tulang kaki atau tulang leher, misalnya? Tak ada jawaban yang pasti benar untuk pertanyaan semacam ini.

Well, pada kenyataannya perempuan menjelma jadi makhluk yang istimewa. Di negeri kita ada Hari Kartini setiap 21 April dan Hari Ibu setiap 22 Desember. Kedua hari itu diperingati untuk lebih menghormati kaum perempuan. Tak ada hari pahlawan bernama laki-laki. Tak ada Hari Diponegoro atau Hari Bung Tomo. Juga tak ada Hari Bapak, sebagaimana tak ada bapakkota, yang ada adalah ibukota. Dan kita juga memencet-mencet HP mengunakan ibu jari, bukan bapak jari.

Anyway, di negeri lain juga ada Mother’s day (Hari Ibu dalam bahasa Inggris). Di Amerika, dan lebih dari 75 negara lain, seperti Australia, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Malaysia, Singapura, dan Hongkong, Mother’s Day dirayakan pada hari Minggu di pekan kedua bulan Mei. Di beberapa negara Eropa dan Timur Tengah, Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day diperingati setiap bulan Maret. Dan kita tahu, surga ada di bawah telapak kaki ibu.

Mungkin karena begitu istimewanya kaum perempuan, sampai-sampai sebagian kaum Adam di negeri kita, di ibukota tepatnya, mencoba meniru-niru penampilan kaum Hawa untuk menyambung hidup. Ya, menyambung hidup. Sebutlah Yanto namanya. Dia laki-laki tulen. “Boleh dites kalo ngga percaya,” katanya suatu kali. Tapi kalau malam, Yanti namanya. Atau ada lagi Samsul, juga laki-laki tulen. Tapi kalau malam namanya Samantha. Dan masih banyak lagi Yanto dan Samsul lain di sudut-sudut Jakarta. Perempuan imitasi? Kita boleh menyebutnya begitu. Mereka memang biasanya beredar di malam hari, singgah di tiap kios atau warteg di pinggir jalan, mengamen untuk mengais recehan.

Yanto atau Yanti, Samsul atau Samantha mungkin tak pernah mempersoalkan perkara tulang rusuk ini. Tapi pertanyaan setengah iseng itu bisa datang dan datang lagi. Kenapa perempuan diciptakan dari tulang rusuk laki-laki?

Mungkin itulah maksud-Nya. Perempuan tidak diciptakan dari bagian kaki Adam untuk diartikan lebih rendah derajatnya dari laki-laki. Dan perempuan juga tidak diciptakan dari bagian kepala Adam untuk diartikan lebih tinggi derajatnya dari laki-laki. Tuhan menciptakan perempuan dari tulang rusuk laki-laki, yaitu bagian samping dari tubuhnya dekat dengan hati, artinya perempuan diciptakan untuk hidup berdampingan, setara, sederajat dengan laki-laki, sekaligus dicintai.

Maka untuk segenap kaum Adam, berhati-hatilah jika kita membuat perempuan menangis. Kenapa? karena konon Tuhan menghitung setiap tetes airmatanya.

Ya, ternyata semuanya berawal dari tulang rusuk.

Pandasurya (April 2009)

2 thoughts on “Tulang Rusuk

  1. perempuan menjelma jadi makhluk yang istimewa (terima kasih Panda ….🙂

    Maka untuk segenap kaum Adam, berhati-hatilah jika kita membuat perempuan menangis. Kenapa? karena konon Tuhan menghitung setiap tetes airmatanya
    (beneran Panda …. baru denger gw )

  2. hehehe…

    kaga nyangka gw akhirnya ada tulisan lo yang bikin gw jadi mengharu biru ^_^

    tapi sumpah, gw jg baru tau kalo Tuhan menghitung tiap tetes airmata seorang perempuan, moga aja banyak laki-laki yang baca blog lo nie yee

    nice article mas, 2 tumbs 4 u lah hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s