Yang meluncur damai di sore hari
Author Archives: pandasurya
jekardah (2)
Overrated
We have no office, nor deadline.
Every single place on earth is our office,
every single breath you take is our deadline.
So sorry for your inconvenience.
And yes, this is overrated by the way.
(Mei 2012)
jekardah
dari negeri tepian, jekardah akan tampak serupa negeri bayang-bayang, an. orang-orang terlupa dengan bayangannya sendiri.
welkam tu jekardah, katanya.
dan dari seberang jalan itu dia akan datang menjemputmu.
melambaikan tangan dengan senyum pahit masa lalu.
Gerimis turun perlahan siang itu.
kau berdiri terdiam beberapa saat dan beberapa saat lagi. menyadari betapa senyuman bisa kehilangan arti di saat-saat seperti ini. mendung batin menghampiri.
mungkin hanya di kota imajiner semacam ini orang-orang pernah merasa kehilangan bayangannya sendiri. tak ada yang peduli. waktu tak punya arti lagi.
dan kau membayangkan, di trotoar senja itu orang-orang akan berjalan dalam gerakan lambat. dengan langit senja yang disepuh warna sepia.
hidup tak berarti apa-apa, an.
tak pernah apa-apa.
sampai jumpa, sambutnya.
(April-Mei 2012)
Ada yang lebih dari
sekelam apa pun hidupmu,
ada yang lebih leluasa dari pagi.
malam namanya.
segetir apa pun nafasmu,
ada yang lebih tenggelam dari malam.
angan namanya.
sedalam apa pun anganmu,
ada yang lebih malam dari gelap.
terang namanya.
seberat apa pun matamu,
ada yang lebih luas dari langit.
kasur namanya.
seluas apa pun malammu,
ada yang lebih mewah dari waktu.
tidur selamanya.
tidurlah, an.
separah apa pun lukamu,
ada yang lebih ringan dari kapas.
pikiran namanya.
dan seringan apa pun langkahmu
ada yang lebih berat dari hari.
pikiran namanya.
di sana, sejauh pandangan mata,
ada yang lebih jernih dari mataair.
airmata namanya.
dan di sini, di dalam sini
ada yang lebih tenang dari danau.
sentuhan namanya.
(Maret-April 2012)
Sang Demonstran
#jleb
Seperti non-fiksi
Sifatmu terhadap orang lain adalah periang sekali. Tapi dirimu yang asli adalah pendiam, tidak merasakan apa-apa.
Jika kau dan aku bertemu, mungkin di awal-awal obrolan kita akan terasa tak bertepi, seperti perjalanan jauh ke dalam diri. kau dan aku selalu menemukan hal untuk dibicarakan. Entah awal itu seberapa lama.
Lalu lama-lama kita akan terdiam lama. Bukan bosan seperti yang mungkin aku tuduhkan padamu. Tapi justru di saat diam itulah kau terbuka kepadaku. Saat obrolan kita tak lagi berbentuk kata-kata, bisa jadi saat itu aku tau apa yang kau katakan meski hanya dari memandang kedalaman matamu..
If one day you feel like …
If one day you feel like crying…
Call me.
I don’t promise that I will make you laugh
But I can cry with you.If one day you want to run away–
Don’t be afraid to call me.
I don’t promise to ask you to stop…
But I can run with you.If one day you don’t want to listen to anyone…
Call me.
I promise to be there for you,
And I promise to be very quiet.But if one day you call…
And there is no answer…
Come fast to see me.
Perhaps I need you.
Terang-gelap
Rasanya tak pernah ada cukup waktu, an,
untuk mencerna dan meresapi semua yang terlewati setiap hari.
Seperti tak pernah ada hari ini..
Dan pada akhirnya
yang terang tak selamanya bunyi, an
yang gelap tak selamanya sunyi.
Malam bersahabat dengan diam.
(Feb 2012)
Sekolah
Apalah artinya sekolah? yang menentukan akhir-akhirnya apa yang dapat orang sumbangkan pada masyarakatnya. ~@PramQuotes #Nyanyisunyibisu2 (Nyanyi Sunyi Seorang Bisu–Pramoedya Ananta Toer)



