Seorang filsuf Yunani pernah berkata bahwa nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan tersial adalah umur tua.
“A Greek philosopher once wrote… The best fate is that of the unborns, the second one is that of those born yet die young, and the worst is that of those who die in the old age. I feel that this is right: Happy are those who die young.”
(Soe Hok Gie [17 Des 1942-16 Des 1969], Cat. Harian Seorang Demonstran h. 96)

aku ingin bertanya tentang nasib yang harus terima
ehmmm….jd inget jaman muda dulu, ga pengen hidup lama2. pengennya hidup sebentar aja tapi bisa berbuat banyak kebaikan dan menyenangkan banyak orang.
taaaapi, gara2 banyak mall yang dibangun, produk HP makin keren2, cowok2 ganteng banyak bersliweran hahaha ga jadi dah pengen mati muda
nasib terbaik adalah tidak dilahirkan, yang kedua dilahirkan tapi mati muda, dan tersial adalah umur tua:
benar jika hidup seseorang hanya berisi nasib buruk: korban peperangan kejam, kejahatan, bencana alam, kemiskinan kronis, penyakit, dan banyak nasib buruk lainnya
tidak benar jika seseorang memiliki hidup yang penuh keberuntungan, memberi manfaat besar bagi dunia, dikenang hingga berabad-abad, dan mati dengan damai tanpa kesengsaraan
apa itu nasib?